Senjata Api Diduga Digunakan Oknum untuk Berburu dan Tembak Sapi

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

NAMLEA- Semakin bebas Oknum Anggota menenteng senjata berburu satwa lindung Rusa di Desa Seith, Kecamatan Teluk Kaiely, Kabupaten Buru, Maluku.

Alasan para berburu hanya menembak rusa, namun ada juga ternak sapi milik warga yang hilang dan bahkan ada yang tertembak.

Kata sumber terpercaya, waktu itu katong (kita) lewat pada tanggal (13/9/2023) sekitar jam 09:00 Wit malam hari, ada mobil didalam Sungai Wailea, lalu katong dua orang mendekati mobil tersebut untuk tanya apa yang mereka lakukan di dalam sungai Wailea di malam hari,namun tak sengaja terlihat di dalam mobil ada hewan berburu rusa kurang lebih dua ekor yang suda mati.

"Terlihat ada juga oknum anggota Polres Buru inisial R," beber sumber.

Kemudian itu katong (kita) tanya buat mereka yang di mobil berburu bahwa, kamong (kalian) buat apa di sini, lalu ada yang menjawab dari dalam mobil berburu bahwa, katong ada batembak rusa.

Setelah itu mobil berburu melanjutkan perburuan-nya menuju ke arah gunung karamat Desa Seith.

Berselang seminggu kemudian ada hewan ternak sapi milik bapak Roslan yang tertembak dan satunya hilang tidak di temukan sampai hari ini.

Roslan yang ditemui di kediamannya mengatakan, beta (saya) punya sapi suda kurang lebih dua minggu cari tidak di temukam,lalu baru jumat (22/9) kemarin di temukan satu ekor.

Tetapi pada saat ditemukan sapi milikny tertembak di kaki bagian depan sebelah kiri dan sapi yang satunya lagi tidak di temukan.

"Sapi saya itu ada dua ekor betina dan selalu berjalan berduaan namun sampai hari ini, Sabtu (23/9/2023). Sapi yang satunya tidak di temukan," jelasnya.

Sejauh ini kata Roslan, selaku Masyarakat suda resa dengan oknum anggota yang sering berburu rusa kadang sapi masyarakat juga ikut di tembak, contoh seperti sapinya.

Harapan saya semoga pimpinan TNI atau Polri yang ada di Kabupaten Buru bisa menegur anggotanya yang sering keluarkan senjata untuk berburu, karena senjata itu di beli untuk menjaga pengamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia bukan di pakai untuk berburu hewan.

Semoga kejadian berburu di Desa Seith tidak di lakukan lagi karena di Desa Seith tidak ada yang namanya sapi liar namun itu milik sapi masyarakat.

Oknum anggota Polres Pulau Buru inisial R yang di konfirmasi, mengelak bahwa dia tidak berburu rusa tetapi pigi cek kayu untuk buat rumah di jam 09:00 malam kalau tidak percaya tanya beta (saya) pangkat bapak mantu namanya bapak Babe di Desa Kaiely.

Jelas-jelas Rusa jenis rusa timor atau (Cervus timorensis) salah satu satwa dilindungi di Indonesia,Sesuai dengan Pasal 21 ayat (2) UU 5/1990.(*/bin)

Berita Terbaru

Ratusan Creator dan Puluhan Brand “Banjiri” Surabaya, Superstar Affiliate Revolution Buka Jalan Raup Cuan dari Affiliate

Ratusan Creator dan Puluhan Brand “Banjiri” Surabaya, Superstar Affiliate Revolution Buka Jalan Raup Cuan dari Affiliate

Minggu, 06 Sep 2026 22:15 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 22:15 WIB

700+ Creator dan 50+ Brand Meriahkan Superstar Affiliate Revolution di Surabaya, Peluang Cuan Digital Makin Terbuka…

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Dari Catwalk ke Pembentukan Karakter, Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Sejak 2010…

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Logo Implora kini menempel megah di jersey Green Force, membawa pesan kuat bahwa perempuan punya ruang sejajar di arena bal-balan.…

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Masih 16 Tahun, Ghataka Radysca Sabet Dua Juara 1 di Dunia Modeling…

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Memiliki nama lengkap Titah Wening dan akrab disapa Wening, siswi kelas 7 SMP tersebut mulai serius mengasah potensinya melalui dunia modeling.…

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Talenta muda asal Ponorogo tersebut berhasil mencuri perhatian melalui berbagai pencapaian di dunia modeling, beauty pageant hingga seni…