30 Pelaku UMKM Ikuti Sosialisasi Sertifikasi Halal, Pemkot Surabaya Gandeng Kemenag dan MUI

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Pelaku UMKM Ikuti Sosialisasi Sertifikasi Halal
Pelaku UMKM Ikuti Sosialisasi Sertifikasi Halal

i

SURABAYA-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar sosialisasi pendaftaran sertifikasi halal untuk UMKM di lantai 2 Gedung Siola, Rabu, (18/9/2024). Dalam sosialisasi pendaftaran sertifikasi halal kali ini, pemkot turut menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya, M. Awaludin Arief mengatakan, tujuan sosialisasi sertifikasi halal ini untuk memfasilitasi dan menjamin kualitas olahan produk UMKM binaan Pemkot Surabaya. Dalam kesempatan ini, Dinkopumdag Kota Surabaya mengundang sebanyak 30 pelaku UMKM untuk mengikuti sosialisasi sertifikasi halal jalur reguler.

“Di sini kami mengundang UMKM-UMKM yang produknya itu harus memerlukan sertifikasi halal secara reguler. Karena itu dibutuhkan persyaratan-persyaratan yang agak rigid, makanya perlu kami sosialisasikan agar para pelaku UMKM ini bisa mempersiapkan sebaik mungkin persyaratan apa saja yang dibutuhkan,” kata Awaludin.

Awaludin menjelaskan, sertifikasi halal produk UMKM jalur reguler itu membutuhkan waktu yang panjang dan lebih kompleks. Karena proses sertifikasi halal reguler ini mengutamakan kehalalan bahan yang digunakan selama proses produksi sebuah produk olahan makanan ataupun kosmetik.

“Contoh kita membuat olahan abon dengan bahan dasar ayam atau daging, nah itu kan butuh diolah dahulu, butuh proses. Disaat itu juga harus dilakukan proses lab, artinya nanti akan dilihat proses dalam pembuatan abon ini apakah ada tambahan bahan lain apa saja, misalkan apakah ada pengawetnya atau tidak,” jelas Awaludin.

Selain sosialisasi, lanjut Awaludin, puluhan pelaku UMKM yang hadir kali ini juga mengikut bimbingan teknis sertifikasi halal jalur reguler. Tujuannya agar seluruh UMKM yang mengikuti sertifikasi halal jalur reguler bisa lolos seleksi dari Lembaga Pengkajian, Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) MUI.

Awaludin menerangkan, program sertifikasi halal ini bukan hanya untuk menjamin kualitas produk UMKM saja, akan tetapi juga untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia memiliki wisata halal terbesar ke depannya. Ia menjelaskan, pemerintah pusat sebelumnya menargetkan seluruh UMKM sudah harus bersertifikasi halal pada Oktober 2024, karena ada beberapa yang belum bersertifikasi, maka dari itu diperpanjang hingga 2026.

Di tahun ini, Pemkot Surabaya menyiapkan kuota sebanyak 50 sertifikasi halal reguler dan 500 sertifikasi halal self declare untuk pelaku UMKM Surabaya. “Karena 50 ini kan anggarannya juga besar, satu reguler ini kurang lebih biayanya sekitar Rp2,5, itu sudah include semuanya. Kemudian yang 500 (self declare) ini kita sudah tinggal sedikit lagi, nah yang reguler ini tinggal kuota terakhir,” terangnya.

Dalam mewujudkan program pemerintah pusat, sebelumnya pemkot juga menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk menggalakkan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM dengan menggelar Halal Festival, di Balai Pemuda pada Agustus 2024. Ia berharap adanya program ini, akan semakin banyak lagi produk UMKM yang mengantongi sertifikat halal di Surabaya.

“Jadi banyak perguruan tinggi yang memiliki kuota untuk memfasilitasi sertifikasi halal. Nah, mereka yang mempunyai kuota, kita (pemkot) yang menyediakan UMKM-nya, maka kemarin kita ajak semua (di Halal Festival) dan itu memakai anggaran dan kuotanya perguruan tinggi, karena kalau semua memakai anggaran pemkot itu tidak bisa mengcover semuanya,” pungkasnya. (irm)

Berita Terbaru

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Teknologi itu memiliki 3 keunggulan diantaranya, resolusi yang tajam dan detail, dosis radiasi rendah serta memiiki kecepatan tinggi…

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

SURABAYA- Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai dugaan tangkap lepas terhadap dua orang  pria di kawasan …

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

DIGEREBEK POLISI! 20 Orang Positif Narkoba di Tiga THM Surabaya, Station Tunjungan Jadi Sorotan…

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Penunggang Demo di Grahadi, 11 Orang Diamankan Sebelum Aksi Berakhir…

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan…