Modus 'Cangkang Sawit', Polda Jatim Bongkar Penyelundupan 72 Ton Bawang Bombay Ilegal

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Surabaya,Seputarindonesia.net — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur berhasil mengungkap praktik dugaan tindak pidana karantina tumbuhan berskala besar. Sebanyak 72 ton bawang bombay asal Kalimantan Tengah yang tidak dilengkapi sertifikat kesehatan (dokumen karantina) disita petugas.​Pengungkapan kasus ini dipaparkan secara resmi kepada publik di Mapolda Jatim, Selasa (23/12/2025). Kasus ini menjadi sorotan lantaran para pelaku menggunakan modus penyamaran dokumen untuk mengelabui petugas di pelabuhan.​​Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/43/XII/2025/SPKT.DITRESKRIMSUS/POLDA JATIM, kasus ini bermula dari adanya pengiriman mencurigakan dari Pelabuhan Kumai, Pangkalan Bun, menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. ​Untuk memuluskan aksinya, pelaku memanipulasi manifes pengiriman. Di atas kertas, muatan empat kontainer tersebut diklaim berisi cangkang sawit. Namun, saat dilakukan penggeledahan pada 2 Desember 2025 di dua lokasi—Pergudangan Tambak Langon dan Depo Meratus Surabaya—petugas justru menemukan puluhan ribu sak bawang bombay.​"Dalam proses penyelidikan, diketahui bahwa bawang bombay tersebut dikirim tanpa disertai sertifikat karantina tumbuhan yang sah," jelas perwakilan Polda Jatim.​​Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan seorang pria berinisial SS (51) sebagai tersangka. SS diketahui menjabat sebagai Direktur PT KSS dan bertindak sebagai pemilik barang.​Tersangka diduga sengaja menghindari prosedur karantina resmi demi menekan biaya dan meraup keuntungan pribadi. Selain berperan dalam pengiriman, SS juga disinyalir mengatur rencana peredaran bawang ilegal tersebut ke berbagai pasar di wilayah Jawa Timur.

​Penyidikan lebih lanjut mengungkap fakta mengejutkan. Sepanjang periode Oktober hingga November 2025, tersangka diduga telah melakukan aksi serupa sebanyak 14 kali. ​Jika ditotal dengan empat kontainer yang baru disita, terdapat 18 kontainer bawang bombay ilegal yang masuk ke Jawa Timur melalui jalur ini. Berdasarkan perhitungan harga pasar dan volume barang, potensi kerugian negara ditaksir mencapai Rp 4,5 miliar.​​Atas perbuatannya, tersangka SS dijerat dengan: Pasal 88 huruf a dan/atau Pasal 88 huruf c UU Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.​Ancaman Hukuman: Pidana penjara maksimal 2 tahun atau denda paling banyak Rp 2 miliar.Polda Jatim menegaskan bahwa tindakan tegas ini adalah bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan melindungi masyarakat dari komoditas yang tidak terjamin kesehatannya. Pihak kepolisian juga mengimbau para pelaku usaha untuk selalu patuh pada regulasi karantina guna menjaga keamanan hayati di wilayah Indonesia.

Berita Terbaru

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

10.600 Botol Arak dan 1.140 Liter Solar Subsidi Terungkap, Ditpolairud Jatim Dalami Jaringan…

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

KAI Siapkan Gebrakan! RUU Advokat Usulkan Lembaga Nasional Independen dan Perlindungan Profesi…

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Teknologi itu memiliki 3 keunggulan diantaranya, resolusi yang tajam dan detail, dosis radiasi rendah serta memiiki kecepatan tinggi…

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

SURABAYA- Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai dugaan tangkap lepas terhadap dua orang  pria di kawasan …