Marufin Sudibyo, Astronom amatir Indonesia menjelaskan, hujan meteor Quadrantid adalah meteor-meteor yang seakan-akan berasal dari rasi Bootes, tepatnya dari kawasan yang dahulunya merupakan rasi Quadrant Muralis.Sebagai informasi, rasi Quadrant Muralis merupakan nama rasi tersebut kini sudah dihapus.Namun, kata Marufin, sesungguhnya berasal dari remah-remah komet tak dikenal yang telah berkeping-keping di masa silam. Dua kepingan terbesarnya adalah komet C/1490 Y1 dan asteroid 2003 EH1.
Hujan meteor Quadrantid ini relatif mudah diamati karena bertepatan dengan Bulan baru, karena langit gelap. Meteor-meteor Quadrantid memasuki atmosfer Bumi pada kecepatan 41 km/detik.
Hujan meteor ini bisa disaksikan hanya pada dinihari sejak pukul 03.00 hingga terbitnya fajar, pada tanggal 2-3 Januari 2021. Untuk dapat menyaksikannya Anda tidak perlu bantuan alat optik apapun, karena penampakan hujan meteor ini bisa disaksikan dengan mata telanjang.
Editor : admin
Berita Terbaru
Rabu, 03 Jun 2026 11:36 WIB
Rabu, 03 Jun 2026 11:36 WIB
warga Jalan Kembang Kuning, Surabaya, yang diduga terlibat dalam serangkaian kasus penggelapan dan penipuan kendaraan bermotor.…
Selasa, 02 Jun 2026 09:14 WIB
Selasa, 02 Jun 2026 09:14 WIB
"Kami akan mengawal kasus ini hingga tuntas, diproses sesuai hukum yang berlaku,"tegas Taufik…
Minggu, 31 Mei 2026 15:48 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 15:48 WIB
Seorang residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah ditangkap anggota Polsek Tandes…
Minggu, 31 Mei 2026 10:15 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 10:15 WIB
Pelaku berhasil diamankan petugas gabungan dari Polsek Singosari dan Resmob Polres Malang…
Minggu, 31 Mei 2026 10:10 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 10:10 WIB
Pelaku membobol minimarket di wilayah Trowulan Kabupaten Mojokerto.…
Minggu, 31 Mei 2026 09:59 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 09:59 WIB
Dua orang pelaku datang menggunakan mobil pikap untuk mengambil potongan rel yang sebelumnya disembunyikan…