Souwakil Desak Gubernur Maluku Bentuk Tim Peti ke Tambang Emas di Buru

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Indirwan M. Souwakil
Indirwan M. Souwakil

i

Seputarindonesia.net II BURU- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Namlea menuntut Gubernur Maluku Kakanda HMI (Haji Murad Ismail) untuk membetuk Tim Percepatan Legalitas Tambang Rakyat Gunung Botak, Gogorea dan IUP Kali Anahoni Kabupaten Buru, Provinsi Maluku menjadi Legal, aman dan ramah lingkungan.

"Dalam kesempatan kunjungan Gubernur Maluku kali ini ke Kabupaten Buru Kami Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Namlea, kembali mengingatkan dan meminta agar selamatkan potensi ekonomi rakyat Buru melalui percepatan legalitas Tambang di Kabupaten Buru," ungkap Indirwan M. Souwakil kepada Media ini di Namlea, Sabtu (9/7/2022).

Ketua HMI Cabang Namlea yang akrab disapa Wan Souwakil menjelaskan, tuntutan ini merupakan perwujudan dari aspirasi rakyat penambang terutama masyarakat Buru yang resah dengan janji-janji politik pemenuhan perizinan yang selama ini belum juga tuntas.

"Poin penting dari tuntutan kami itu segera dibantu Tim Percepatan PETI menuju PERA dan IUP Kali Anahoni tersebut, HMI pun tegas kepada Kakanda HMI (Haji Murad Ismail) untuk segera turun tangan langsung. berharap Segera dibuatkan Surat Keputusan (SK) Tim PETI Ke PERA dan IUP Kali Anahoni untuk Investasi," lanjut Souwakil.

Kami juga menuntut agar segera dilakukan rapat Forkopimda Kabupaten Buru menyikapi Poin - Poin Grand Issu tuntutan kami.

1. Mendesak Kakanda HMI (HAJI MURAD ISMAIL) segera membentuk Tim Percepatan PETI (penambang emas tanpa ijin) Menuju PERA (penambang rakyat) dan WIUP Gunung Botak, Gogorea dan Kali Anahoni.

2. Meminta Kakanda HMI (HAJI MURAD ISMAIL) agar dalam Pembentukan Tim Percepatan PETI Menuju PERA dan WIUP benar-benar ahli di bidang pertambangan Serta keterlibatan Kementerian terkait.

3. Mendesak Kakanda HMI (HAJI MURAD ISMAIL) agar segera menganggarkan Biaya pengamanan Aparat di wilayah Pertambangan Gunung Botak, Gogorea dan Kali Anahoni.

4. Meminta Kepada Kakanda HMI (HAJI MURAD ISMAIL) agar dalam penyusunan Tim Percepatan perlu memasukan OKP sebagai agen Of Control sehingga semua pihak meras bertanggung jawab atas proses menuju legalnya tambang rakyat dan IUP.

5. Melibatkan pemangku adat dan pemilik lahan dalam pengambilan keputusan tambak rakyat maupun IUP kali anahoni.

Lebih lanjut dijelaskan Souwakil Bahwa Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas mengenai penghapusan penggunaan merkuri pada pertambangan rakyat atau pertambangan emas skala kecil (PESK). Dalam ratas tersebut, Jokowi meminta langkah-langkah cepat terkait penghapusan penggunaan bahan berbahaya tersebut.

Ia mendapat informasi bahwa penggunaan merkuri di 850 titik pertambangan telah menimbulkan dampak pencemaran yang sangat berbahaya. Bukan hanya berbahaya bagi kesehatan 250 ribu penambang, melainkan juga berdampak bagi kesehatan keluarga, terutama anak-anak.

"Pencemaran merkuri juga mengakibatkan kerusakan lingkungan yang amat parah, berupa pencemaran udara, air ,maupun tanah. Dan ini tidak boleh dibiarkan terus, apalagi Indonesia menjadi salah satu negara yang telah menandatangani konvensi minamata. Untuk itu saya meminta diambil langkah-langkah yang cepat," tuturnya saat membuka ratas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (9/3). Sumber Berita media indonesia tanggal 09 Maret 2017.

“Dengan ini kami Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Namlea menuntut Kakanda HMI (HAJI MURAD ISMAIL) untuk selamatkan Kabupaten Buru dari Kondisi pencemaran lingkungan dan masuknya emas ke pasar gelap ( Black Market). Kami meminta dan bermohon kepada Kementerian Maritim dan ESDM segera percepat langkah penyelamatan kekayaan alam untuk kepentingan nasional," tegasnya. (Aam)

Berita Terbaru

65,51 Gram Sabu Siap Edar Disita, Polisi Kejar Pemasok yang Masuk DPO

65,51 Gram Sabu Siap Edar Disita, Polisi Kejar Pemasok yang Masuk DPO

Rabu, 16 Sep 2026 18:55 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 18:55 WIB

Jual Sabu Selama 7 Bulan, F.I. Diciduk dengan 65,51 Gram Barang Haram…

Viral Poster Zona Club Kenakan Seragam Polri, Lima Karyawan Diperiksa Polsek Genteng

Viral Poster Zona Club Kenakan Seragam Polri, Lima Karyawan Diperiksa Polsek Genteng

Selasa, 15 Sep 2026 14:52 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 14:52 WIB

Viral Poster AI Mirip Polwan di Zona Club, 5 Karyawan Diperiksa Polsek Genteng…

Rentetan Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, MTI Soroti Celah Pemeriksaan Kendaraan hingga Ancaman ODOL

Rentetan Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, MTI Soroti Celah Pemeriksaan Kendaraan hingga Ancaman ODOL

Senin, 14 Sep 2026 15:11 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:11 WIB

Rentetan Kecelakaan Kapal Jadi Alarm, MTI: Angkutan Laut Harus Se-steril Bandara!…

Pasar Buah Tanjungsari 77 Rutin Santuni Ratusan Yatim dan Dhuafa, Aksi Nyata Kampung Pancasila

Pasar Buah Tanjungsari 77 Rutin Santuni Ratusan Yatim dan Dhuafa, Aksi Nyata Kampung Pancasila

Sabtu, 12 Sep 2026 21:47 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 21:47 WIB

Melalui program Kampung Pancasila terus mewujud dalam aksi nyata…

56 Kapal Tersedia, Hanya 23 Beroperasi, Gapasdap Soroti Kapasitas Dermaga

56 Kapal Tersedia, Hanya 23 Beroperasi, Gapasdap Soroti Kapasitas Dermaga

Rabu, 09 Sep 2026 08:35 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 08:35 WIB

Kapasitas Dermaga Berkurang, 28 Kapal ASDP Menunggu Giliran Beroperasi…

Sabu Diselipkan dalam Masakan Bali, Telur hingga Ikan Tongkol, Upaya Penyelundupan ke Rutan Surabaya Digagalkan

Sabu Diselipkan dalam Masakan Bali, Telur hingga Ikan Tongkol, Upaya Penyelundupan ke Rutan Surabaya Digagalkan

Senin, 07 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:33 WIB

Petugas Rutan Surabaya Gagalkan Sabu dalam Makanan, 5 Pocket dan 1 Gulungan Diamankan…