Dua Diduga Pengeroyok Wanita Malaysia di Sampang, Dipanggil Polisi

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemanggilan terduga pelaku penganiayaan
Pemanggilan terduga pelaku penganiayaan

i

SAMPANG- Dugaan pengeroyokan yang terjadi di Desa Bira Timur, memasuki babak baru. Terlapor telah di panggil oleh Polres Sampang.

Pengeroyokan di Desa Bira Timur itu terjadi di Cafe Paris. Dua terlapor yakni IR dan FD pada Kamis 18 Agustus 2022, memenuhi panggilan.

Pemanggilan terhadap Terlapor IR dan FD tersebut dilakukan untuk dimintai keterangan, namun ada hal yang menarik dari keterangan terlapor dari bahasa kuasa Hukumnya saat dimintai konfirmasi oleh beberapa awak media.

"Klien kami masih sebagai saksi, dimintai keterangan sebagai saksi," kata Ach Bahri, kuasa hukum terlapor saat memberikan keterangan.

Menurut Ach Bahri, bahwa pertengkaran itu terjadi didalam Cafe dan video yang beredar tersebut pertengkaran yang diluar cafe.

" Klien saya juga melakukan laporan tehadap Fitriyahtun (Korban) karena klien kami ini juga mengalami luka," sambungnya.

Terjadinya perkelahian tersebut, Kata Bahri berawal dari dalam cafe, namun tidak ada video, sedangkan vido yang viral itu perkelahian kejadiannya diluar cafe.

Saat disinggung adanya video yang beredar, awak media dikejutkan bahwasanya yang beredar tersebut adalah fakta nan bukan pencemaran nama baik.

"Yang jelas Klien saya adalah korban jadi nanti penyidik, siapa diantara keduanya yang salah, karena sama sama mengalami luka," imbuhnya.

Ach Bahri menambakan, suami dari kliennya di ambil, katakanlah sebagai pelakor gitu ya.

Namun apa yang telah disampaikan oleh kuasa hukum terlapor ditepis kembali saat awak media kembali mempertanyakan terkait statement dari kuasa hukum menyebut korban Pelakor.

Saat dilakukan konfirmasi pihak yang berwenang masih belum bisa memberikan keterangan lantaran kasus ini masih Tahap Penyidikan.(rr/hn)

Berita Terbaru

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Teknologi itu memiliki 3 keunggulan diantaranya, resolusi yang tajam dan detail, dosis radiasi rendah serta memiiki kecepatan tinggi…

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

SURABAYA- Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai dugaan tangkap lepas terhadap dua orang  pria di kawasan …

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Gerebek 3 THM Surabaya, Polisi Temukan 20 Orang Positif Narkoba, Station Tunjungan Disorot!

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 11:24 WIB

DIGEREBEK POLISI! 20 Orang Positif Narkoba di Tiga THM Surabaya, Station Tunjungan Jadi Sorotan…

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Demo Mahasiswa di Depan Grahadi Berlangsung Kondusif, 11 Orang Diamankan Polisi

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 21:55 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Penunggang Demo di Grahadi, 11 Orang Diamankan Sebelum Aksi Berakhir…

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Kamis, 22 Okt 2026 20:34 WIB

Cegah Penyalahgunaan NAPZA, OSB dan BNNK Surabaya Edukasi Karang Taruna Banyu Urip Wetan…