Polisi Pukul Pistol di Sampang, Humas Polres : Oknum Hanya Melerai

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Pemuda Peduli Desa (PAPEDA) Badrus Sholeh
Ketua Pemuda Peduli Desa (PAPEDA) Badrus Sholeh

i

SAMPANG- Beredarnya video oknum polisi cekik seorang di depan ATM BCA Jalan KH. Wahid Hasyim Gunung Sekar Kecamatan/Kabupaten Sampang, mendapatkan tanggapan dari Polres Sampang.

Pihak Kepolisian Sampang melalui Humas Polres Sampang IPDA Dodi menjelaskan, oknum anggota polisi yang berinisial WY saat itu hanyalah melerai SB dan si Juru Parkir (Jukir) saat itu sedang cekcok.

Menurut Dody, kejadian tersebut bermula dari seorang warga inisial SB (36) bersama istrinya tengah pergi ke ATM untuk melakukan penarikan uang tunai, lalu SB memarkirkan sepeda motornya di tempat parkir kendaraan roda 4, kemudian Jukir yang berinisial SD menegur pada SB letak parkirnya bukan di tempat mobil,

"SB beralasan dirinya hanya sebentar memarkirkan sepedanya," imbuh Didy.

Tak berselang lama kemudian, datang kendaraan Roda 4 yang akan parkir di tempat tersebut, oleh Jukir menegur lagi pada SB bahwa tempat di parkir akan ditempati nasabah berkendaraan roda 4, motor agar cepat untuk di pindah.

SB merasa tak terima lantaran di tegur lagi oleh Jukir akhirnya SB yang sekaligus nasabah beradu mulut atau cekcok dengan Jukir. Disaat cekcok antara SB dengan SD kebetulan di TKP ada anggota Polisi yang kebetulan ingin menarik uang tunai di BCA.

Melihat antara SB cekcok dengan SD anggota Polisi WY tak mau tinggal diam dan mencoba untuk meleraikan antara keduanya.

"Niat WY yang merupakan anggota polisi hanya ingin melerai percekcokan keduanya, namun SB tidak mau dilerai dan akhirnya oleh anggota tersebut diamankan (dirangkul) jadi kejadian itu anggota polisi hanyalah melerai adu mulut antara nasabah dengan tukang parkir, jadi apa yang telah di beritakan di medsos bahwa WY yang di bilang mabuk itu hoaks, karena anggota polisi tidak sedang mabuk," tegas Ipda Dody.

Terpisah, Ketua Pemuda Peduli Desa (PAPEDA) Badrus Sholeh Ruddin. SH, menambahkan, melihat dalam kasus oknum polisi cekik warga ini sepertinya ada kebohongan yang amat serius, dalam rilisan berita salah satu media online mengatakan oknum polisi (WY) hanya melerai orang berkelahi atau cekcok.

"Akan tetapi setelah kami turun ke lokasi saya tanya kepada yang bersangkutan dan kepada saksi mereka menjelaskan tidak ada pertengkaran," ujarnya.

Masih kata Badrus, bahwa Indonesia ini merupakan negeri Hukum dan bukanlah negeri cekik, yang dimana seluruh kegiatan kehidupan bernegara di ikat oleh aturan perundangan undangan yang berlaku, kalau dianggap warga dimaksud melanggar semestinya diamankan dibawa ke Polres dan tidak dengan tindakan mencekik begitu.

"Melihat kejadian itu, saya pribadi merasa kasihan dan prihatin terhadap warga yang di cekik dia,pasalnya saat itu SB bersama dengan istri dan anaknya yang masih bayi mereka mengalami kekerasan psikilogi," tandasnya.

Atas kejadian ini patut kita duga bahwasanya oknum Polisi Arogan sudah melanggar kode etik PERKAPOLRI NO 14 TH 2011 junto 2 dan 3.

"Dengan ini saya harap Bid Propam Polres objektif untuk segera melakukan penyelidikan anggotanya yang brutal sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di tengah-tengah masyarakat," pungkas Badrus.(hn/rr)

Berita Terbaru

Perbakin Surabaya Nonaktifkan Terduga, Tegaskan Bukan Pelatih Resmi dan Dukung Penuh Proses Hukum

Perbakin Surabaya Nonaktifkan Terduga, Tegaskan Bukan Pelatih Resmi dan Dukung Penuh Proses Hukum

Sabtu, 13 Jun 2026 12:22 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 12:22 WIB

Perbakin Surabaya Nonaktifkan Terduga, Tegaskan Bukan Pelatih Resmi dan Dukung Penuh Proses Hukum…

Bhabinkamtibmas Kejawan Putih Tambak Dukung Budidaya Lele Rumahan dan Ketahanan Pangan Warga

Bhabinkamtibmas Kejawan Putih Tambak Dukung Budidaya Lele Rumahan dan Ketahanan Pangan Warga

Sabtu, 13 Jun 2026 09:20 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 09:20 WIB

Door to Door System (DDS) atau sambang warga tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kejawan Putih Tambak…

Vicky Prasetyo Dilaporkan ke Polda Jatim, Pengusaha Surabaya Klaim Rugi Rp213 Juta

Vicky Prasetyo Dilaporkan ke Polda Jatim, Pengusaha Surabaya Klaim Rugi Rp213 Juta

Kamis, 11 Jun 2026 23:51 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 23:51 WIB

Vicky Prasetyo Dilaporkan ke Polda Jatim, Pengusaha Surabaya Klaim Rugi Rp213 Juta…

Krisis Listrik Ancam Jawa, Madura, dan Bali, Pemadaman Bergilir Mulai Terjadi di Sejumlah Daerah.

Krisis Listrik Ancam Jawa, Madura, dan Bali, Pemadaman Bergilir Mulai Terjadi di Sejumlah Daerah.

Kamis, 11 Jun 2026 23:07 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 23:07 WIB

Krisis Listrik Ancam Jawa, Madura, dan Bali, Pemadaman Bergilir Mulai Terjadi di Sejumlah Daerah.…

Bhabinkamtibmas Kelurahan Jeruk Dampingi Kelompok Tani, Dukung Optimalisasi Lahan dan Lomba Ketahanan Pangan

Bhabinkamtibmas Kelurahan Jeruk Dampingi Kelompok Tani, Dukung Optimalisasi Lahan dan Lomba Ketahanan Pangan

Kamis, 11 Jun 2026 19:46 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 19:46 WIB

Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional…

Sambut 1 Muharram 1448 H, Ketua Selatan Keras Ajak Umat Islam Perkuat Iman dan Lestarikan Tradisi Budaya

Sambut 1 Muharram 1448 H, Ketua Selatan Keras Ajak Umat Islam Perkuat Iman dan Lestarikan Tradisi Budaya

Kamis, 11 Jun 2026 11:42 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 11:42 WIB

Sambut 1 Muharram 1448 H, Ketua Selatan Keras Ajak Umat Islam Perkuat Iman dan Lestarikan Tradisi Budaya.…