Wali Kota Eri Cahyadi Wakili Indonesia di Forum Internasional, Ceritakan Pengalaman Kendalikan Pandemi COVID-19 dengan Gotong Royong

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

i

SURABAYA-Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mewakili Indonesia sebagai satu-satunya kepala daerah yang membagikan pengalaman mengendalikan pandemi COVID-19 di Kota Pahlawan, Rabu (3/5/2023) petang. Pengalaman itu dibagikan Wali Kota Eri Cahyadi dihadapan perwakilan WHO dan UNDRR (UN Office for Disaster Risk Reduction) atau Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Strategi Internasional Pengurangan Risiko Bencana.

Kegiatan yang bertemakan Melampaui COVID-19: Kesiapsiagaan, Keamanan, Kesehatan, dan Manajemen Risiko untuk Meningkatkan Ketahanan itu, Wali Kota Eri Cahyadi menjelaskan bahwa meski kota metropolitan, Kota Surabaya memiliki karakter kultural yang berbeda dengan kota-kota besar lainnya. Sebab, Kota Pahlawan memiliki semangat kolaborasi yang kuat, yang dalam bahasa lokal disebut sebagai gotong royong.

Oleh sebab itu, Wali Kota Eri Cahyadi mendapat apresiasi oleh perwakilan WHO karena langsung bergerak memadukan pendekatan sains dan gotong royong yang kemudian menempatkan Kota Surabaya sebagai kota terdepan di Indonesia dalam penanganan COVID-19.

“WHO mengapresiasi langkah Pemkot Surabaya, tetapi itu bukan hanya kerja dari Pemkot Surabaya saja. Melainkan kerja dari semua tenaga kesehatan, masyarakat, relawan, dan stakeholder yang ada di Kota Surabaya. Serta kebersamaan antara pemkot dengan masyarakatnya dan pihak rumah sakit swasta maupun negeri yang ada di Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi seusai mengikuti forum tersebut.

Ia melanjutkan bahwa WHO ingin mengetahui cara koordinasi Wali Kota Eri Cahyadi terhadap Pemerintah Provinsi Jawa Timur beserta jajaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) dalam proses percepatan pengendalian pandemi COVID-19 di Kota Surabaya. Karenanya, pemkot mendigitalisasi seluruh rekam medik di fasilitas kesehatan, sehingga penanganan kepada pasien diharapkan lebih cepat dan optimal.

“Saya sampaikan bahwa Surabaya memiliki data terkait dengan yang sakit, blocking area, termasuk vaksinasi yang bisa dilihat oleh Kementerian dan Gubernur. Sebab, Surabaya adalah kota terbanyak melaksanakan vaksin yang sempat mencapai rekor 50.000 dalam satu hari di Indonesia. Serta, melakukan tracing dengan rasio 1:25, yakni salah satu yang tertinggi di Indonesia,” ungkapnya.

Wali Kota Eri Cahyadi menjelaskan bahwa tracing sangat terbantu oleh gerakan gotong royong para relawan. Mereka keluar-masuk kampung untuk menelusuri kontak erat pasien positif, lalu dilakukan pengetesan untuk segera meminimalisir penyebaran COVID-19. “itu semua dilakukan oleh TNI/Polri, masyarakat, dan semua tenaga kesehatan yang luar biasa. Bahkan Surabaya sempat membantu Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik terkait bantuan tenaga kesehatan dan mobil vaksin,” jelasnya.

Karenanya, pandemi COVID-19 ini kemudian memberi pelajaran berharga bagi Pemkot Surabaya untuk melakukan berbagai pembenahan pelayanan kesehatan di Surabaya. Sehingga melalui pengalaman tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi bersama jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya segera menyusun menejemen risiko SOP pengendalian COVID-19 di Kota Surabaya.

“Jikalau ada kejadian seperti itu atau ada yang mirip seperti itu maka langkah apa yang akan kita ambil kita sudah punya. Dan itu menjadi pengalaman ketika terjadi musibah yang besar seperti pandemi COVID-19. InsyaAllah kita sudah siap ketika sudah menghadapi gelombang penyakit yang hampir sama dengan COVID-19 melalui menejemen risiko dengan tahapan yang kita buat,” terangnya.

Meski begitu, Wali Kota Eri Cahyadi memastikan, melalui pengalaman tersebut, Pemkot Surabaya bersama masyarakat memperkuat penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Seperti di fasilitas-fasilitas publik seperti pasar, mall, hingga rumah tangga. Karenanya, kolaborasi dan gotong royong menjadi kewajiban yang harus dilakukan untuk menyelesaikan berbagai masalah kesehatan.

“Karena dari pengalaman COVID-19 kita perkuat PHBS, akhirnya itu menjadi kebiasaan. Semoga langkah-langkah pencegahan dan penanganan itu bisa mengeliminasi COVID-19 maupun penyakit lainnya,” pungkasnya. (irm)

Berita Terbaru

56 Kapal Tersedia, Hanya 23 Beroperasi, Gapasdap Soroti Kapasitas Dermaga

56 Kapal Tersedia, Hanya 23 Beroperasi, Gapasdap Soroti Kapasitas Dermaga

Rabu, 09 Sep 2026 08:35 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 08:35 WIB

Kapasitas Dermaga Berkurang, 28 Kapal ASDP Menunggu Giliran Beroperasi…

Sabu Diselipkan dalam Masakan Bali, Telur hingga Ikan Tongkol, Upaya Penyelundupan ke Rutan Surabaya Digagalkan

Sabu Diselipkan dalam Masakan Bali, Telur hingga Ikan Tongkol, Upaya Penyelundupan ke Rutan Surabaya Digagalkan

Senin, 07 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:33 WIB

Petugas Rutan Surabaya Gagalkan Sabu dalam Makanan, 5 Pocket dan 1 Gulungan Diamankan…

HUT ke-2 RS Kemenkes Surabaya, Perkuat Layanan Stroke untuk Tekan Risiko Kematian dan Kecacatan

HUT ke-2 RS Kemenkes Surabaya, Perkuat Layanan Stroke untuk Tekan Risiko Kematian dan Kecacatan

Senin, 07 Sep 2026 15:21 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:21 WIB

RS Kemenkes Surabaya: Ajak Masyarakat Deteksi Dini Stroke Lewat Program CKG…

Ratusan Creator dan Puluhan Brand “Banjiri” Surabaya, Superstar Affiliate Revolution Buka Jalan Raup Cuan dari Affiliate

Ratusan Creator dan Puluhan Brand “Banjiri” Surabaya, Superstar Affiliate Revolution Buka Jalan Raup Cuan dari Affiliate

Minggu, 06 Sep 2026 22:15 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 22:15 WIB

700+ Creator dan 50+ Brand Meriahkan Superstar Affiliate Revolution di Surabaya, Peluang Cuan Digital Makin Terbuka…

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Dari Catwalk ke Pembentukan Karakter, Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Sejak 2010…

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Logo Implora kini menempel megah di jersey Green Force, membawa pesan kuat bahwa perempuan punya ruang sejajar di arena bal-balan.…