Kemenko PM Perkuat Pentahelix: Dorong UMKM dan SMK Go Global

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

​Surabaya,Seputarindonesia.net – Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) secara serius memperkuat kolaborasi strategis lima unsur atau Pentahelix di Surabaya. Langkah ini diambil untuk menyusun peta jalan kebijakan yang solutif, guna mendorong transformasi pemasaran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta mewujudkan program ambisius Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Go Global. ​Kolaborasi Pentahelix yang melibatkan unsur akademisi, dunia usaha, masyarakat, pemerintah, dan media ini menandai komitmen Kemenko PM untuk meninggalkan pola perumusan kebijakan yang bersifat top-down atau "dari atas ke bawah."

​Komitmen tersebut diwujudkan melalui dua kegiatan strategis yang digelar oleh Kedeputian Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran, Kemenko PM, pada hari Kamis (11/12/2025). Kegiatan itu berupa Forum Konsultasi Publik (FKP) bertajuk "Rencana Alternatif Kebijakan Transformasi Pemasaran Usaha Masyarakat" di Universitas Airlangga (UNAIR), dan dilanjutkan Dialog bersama Deputi dengan tema "SMK Go Global" di SMKN 10 Surabaya.

​Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, menegaskan bahwa pelibatan unsur Pentahelix bukan sekadar formalitas, melainkan syarat mutlak penerapan partisipasi publik yang bermakna (meaningful participation).

​"Sebagai penyelenggara negara, tugas kami bukan sekadar menjalankan fungsi teknokrasi di balik meja. Kebijakan yang efektif tidak bisa lahir dari menara gading atau ruang hampa. Ia harus lahir dari percakapan yang tulus, perdebatan yang konstruktif, dan pemahaman mendalam atas 'belanja masalah' yang kami temukan langsung di lapangan," ujar Leon di hadapan para peserta FKP di UNAIR.​Melalui rangkaian kegiatan bertajuk "Belanja Masalah" di Surabaya ini, Kemenko PM bertekad memastikan bahwa kebijakan transformasi pemasaran UMKM dan pendidikan vokasi benar-benar menjawab tantangan riil di lapangan.

​Pemilihan Jawa Timur sebagai lokasi FKP didasarkan pada posisi strategis provinsi ini sebagai salah satu barometer ekonomi nasional. Leon menyoroti bahwa tantangan UMKM saat ini sangat kompleks, mulai dari pola pikir kewirausahaan yang perlu diubah, hingga hambatan akses pasar digital.​"Banyak UMKM kita yang belum mampu menembus batas-batas digital, apalagi bersaing di pasar ekspor (Go Global). Ini bukan hanya soal modal, tapi soal literasi pemasaran modern dan dukungan ekosistem," tegas Leon.​Sebagai solusi konkret, Asisten Deputi Pemasaran Usaha Masyarakat Kemenko PM, Abdul Muslim, memperkenalkan rancangan Program ‘Pasar 1001 Malam’.

​“Kami melihat banyak aset pemerintah yang 'tidur' atau belum optimal. Program 'Pasar 1001 Malam' akan mengaktivasi aset-aset tersebut menjadi ruang promosi dan transaksi yang produktif bagi UMKM. Ini selaras dengan amanat PP No. 7 Tahun 2021 yang mewajibkan penyediaan minimal 30% area komersial infrastruktur publik bagi usaha mikro dan kecil,” jelas Muslim.

​Usai FKP, rombongan Kemenko PM melanjutkan agenda "Belanja Masalah" dengan berdialog bersama guru dan siswa di SMKN 10 Surabaya. Kunjungan ini bertujuan memotret kesiapan pendidikan vokasi dalam menyuplai talenta bagi sektor riil dan menjadi calon pekerja migran Indonesia dalam program SMK Go Global.​Leon menekankan bahwa siswa SMK adalah calon tulang punggung ekonomi, baik sebagai tenaga kerja terampil di dalam dan luar negeri maupun wirausahawan baru.​"Dialog di SMKN 10 ini membuka mata kami tentang gap yang masih ada antara kurikulum, perangkat pendidikan, dan kebutuhan industri. Masukan dari para guru dan siswa hari ini menjadi bahan bakar utama kami dalam menyempurnakan program 'SMK Go Global'. Kami ingin memastikan lulusan SMK tidak hanya siap kerja, tapi siap berkompetisi di level global," tambah Leon.​Menutup rangkaian kunjungan kerja, Leon menegaskan bahwa sinergi antara kebijakan pusat dan eksekusi di daerah adalah kunci. "Tujuan kami satu: memastikan setiap kebijakan yang kami hasilkan benar-benar berakar dari kebutuhan nyata rakyat, bukan sekadar asumsi di tingkat pusat. Model dialog partisipatif seperti di Surabaya ini akan menjadi cetak biru kerja Kemenko PM ke depannya," pungkasnya.

Berita Terbaru

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Sidang Pungli Izin ESDM Jatim: Saksi Sebut Rp10 Juta, “Masak Saya Membuat Nominal Sendiri Kalau Tidak Ada Perintah”

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Senin, 26 Okt 2026 23:55 WIB

Sidang Pungli ESDM Jatim Memanas, Saksi Ungkap Uang Rp10 Juta dan Perintah di Baliknya.…

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar 4 Kasus Ilegal, dari 7 Kakatua hingga 10.600 Botol Arak

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

Senin, 26 Okt 2026 21:39 WIB

10.600 Botol Arak dan 1.140 Liter Solar Subsidi Terungkap, Ditpolairud Jatim Dalami Jaringan…

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

KAI Jatim Desak Revisi UU Advokat, Usulkan Lembaga Profesi Independen hingga Perlindungan Hukum

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 26 Okt 2026 20:50 WIB

KAI Siapkan Gebrakan! RUU Advokat Usulkan Lembaga Nasional Independen dan Perlindungan Profesi…

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Jelang Nataru 2026-2027, PELNI Tebar Diskon Tiket 30 Persen, Kuota 414 Ribu Penumpang

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Sabtu, 24 Okt 2026 19:45 WIB

Diskon Tiket PELNI 30 Persen Resmi Dibuka, Warga Diminta Jangan Sampai Kehabisan Kuota…

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

RSUD dr Karneni Tulungagung  buka layanan CT Scan 128 Slice 

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:39 WIB

Teknologi itu memiliki 3 keunggulan diantaranya, resolusi yang tajam dan detail, dosis radiasi rendah serta memiiki kecepatan tinggi…

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Dua Orang Ditangkap Polrestabes Surabaya di Peneleh, Bukan Dilepas : Jalani Rehabilitasi Bukan Dilepas 

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

Jumat, 23 Okt 2026 21:33 WIB

SURABAYA- Satresnarkoba Polrestabes Surabaya memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai dugaan tangkap lepas terhadap dua orang  pria di kawasan …