Bukan Sekadar Slogan, Begini Strategi Mendes Yandri Susanto 'SULAP' Ekonomi Kampung Melalui Program TEKAD

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto ketika temui rekan-rekan media.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto ketika temui rekan-rekan media.

i

Surabaya,Seputarindonesia.net – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menghadiri sekaligus membuka acara Workshop Nasional Evaluasi Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) yang berlangsung di salah satu hotel Surabaya barat,​Dalam sambutannya,Yandri menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat kemandirian ekonomi di tingkat desa atau kampung. Program TEKAD, yang didukung oleh International Fund for Agricultural Development (IFAD), menjadi pilar penting dalam mewujudkan visi "Bangun Desa, Bangun Indonesia".

​Usai memberikan arahan di podium, Menteri Yandri menyempatkan diri meninjau stan pameran produk lokal. Salah satu momen menarik terjadi saat menteri berdialog langsung dengan seorang perajin tenun tradisional. ​Yandri tampak antusias melihat proses pembuatan kain tenun dan berdiskusi mengenai kendala serta potensi pasar produk kerajinan tangan tersebut. Beliau mengenakan syal khas daerah sebagai bentuk apresiasi terhadap karya asli nusantara.

[caption id="attachment_34593" align="alignnone" width="300"] Mendes PDT, Yandri Susanto. Kagum dengan karya tenun di acara workshop TEKAD[/caption]

​"Transformasi ekonomi bukan hanya soal angka, tapi bagaimana masyarakat di kampung-kampung bisa berdaya dengan potensi lokal yang mereka miliki. Produk seperti tenun ini adalah identitas sekaligus kekuatan ekonomi kita," ujar Yandri.​​Dalam sesi konferensi pers, Mendes PDT yang didampingi oleh jajaran pejabat kementerian menjelaskan bahwa evaluasi program TEKAD ini juga menjadi pijakan strategis menjelang peringatan Hari Desa Nasional 2026. ​Beberapa poin utama yang ditekankan dalam workshop ini meliputi, ​Peningkatan kapasitas sumber daya manusia di perdesaan. ​Optimalisasi digitalisasi pemasaran produk unggulan desa. ​Penguatan tata kelola dana desa agar lebih berdampak pada sektor produktif.

​Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan delegasi dari berbagai daerah, pakar pembangunan desa, serta perwakilan lembaga internasional. Melalui evaluasi ini, diharapkan program TEKAD dapat memberikan dampak yang lebih terukur dalam menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tertinggal.

Berita Terbaru

Residivis Narkoba Asal Banyu Urip Kembali Diciduk, Polisi Sita Hampir 100 Gram Sabu dan 10 Butir Ekstasi

Residivis Narkoba Asal Banyu Urip Kembali Diciduk, Polisi Sita Hampir 100 Gram Sabu dan 10 Butir Ekstasi

Minggu, 19 Jul 2026 13:22 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:22 WIB

Residivis Narkoba Asal Banyu Urip Kembali Diciduk, Polisi Sita Hampir 100 Gram Sabu dan 10 Butir Ekstasi…

Empat Bulan Berlalu, Penanganan Kasus Kematian Nisarofatin di Lumajang Masih Tahap Penyelidikan

Empat Bulan Berlalu, Penanganan Kasus Kematian Nisarofatin di Lumajang Masih Tahap Penyelidikan

Minggu, 19 Jul 2026 13:18 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:18 WIB

Empat Bulan Berlalu, Penanganan Kasus Kematian Nisarofatin di Lumajang Masih Tahap Penyelidikan…

Midea Resmikan AC Pro Shop Kelima di Surabaya, Perkuat Layanan dan Penjualan Bersama UFO Elektronika

Midea Resmikan AC Pro Shop Kelima di Surabaya, Perkuat Layanan dan Penjualan Bersama UFO Elektronika

Jumat, 17 Jul 2026 16:26 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:26 WIB

Midea Resmikan AC Pro Shop Kelima di Surabaya, Perkuat Layanan dan Penjualan Bersama UFO Elektronika…

Residivis Kembali Edarkan Sabu, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Modus Ranjau di Surabaya

Residivis Kembali Edarkan Sabu, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Modus Ranjau di Surabaya

Selasa, 14 Jul 2026 18:08 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 18:08 WIB

Residivis Kembali Edarkan Sabu, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Modus Ranjau di Surabaya…

Kasus Arisan Bodong Rp8 Miliar Mandek, Korban Desak Polrestabes Surabaya Segera Tahan Terlapor

Kasus Arisan Bodong Rp8 Miliar Mandek, Korban Desak Polrestabes Surabaya Segera Tahan Terlapor

Selasa, 14 Jul 2026 15:46 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:46 WIB

Kasus Arisan Bodong Rp8 Miliar Mandek, Korban Desak Polrestabes Surabaya Segera Tahan Terlapor…

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bantah Isu Dua Tersangka Narkoba Dibebaskan dan Tuduhan Uang Rp70 Juta

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bantah Isu Dua Tersangka Narkoba Dibebaskan dan Tuduhan Uang Rp70 Juta

Minggu, 12 Jul 2026 13:43 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 13:43 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bantah Isu Dua Tersangka Narkoba Dibebaskan dan Tuduhan Uang Rp70 Juta…