Sulaiman Darwis Madura Nusantara Desak Polisi Tangkap Samuel Kasus Persekusi Lansia Surabaya

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Surabaya,Seputarindonesia.net - Fenomena kekerasan dan pemaksaan kehendak di ruang publik kembali mencoreng wajah kemanusiaan di Kota Surabaya. Kasus dugaan pengusiran paksa dan perusakan kediaman milik Elina Widjajanti, seorang wanita lanjut usia berumur 80 tahun di kawasan Dukuh Kuwukan, Sambikerep, memantik reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat.

Tak terkecuali dari organisasi Madura Nusantara yang merasa terpanggil untuk menyuarakan keadilan demi menjaga martabat kemanusiaan sekaligus kondusivitas sosial di Jawa Timur.

Sekretaris Jenderal Madura Nusantara, Sulaiman Darwis, secara terbuka menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas peristiwa pilu yang menimpa warga lanjut usia tersebut.

"Dengan nada bicara yang penuh empati namun berwibawa, ia menegaskan bahwa tindakan intimidasi dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan, apalagi menyasar sosok lansia yang seharusnya mendapatkan perlindungan dari lingkungan sekitarnya," tutur Sekjen Madura Nusantara yang akrab disapa Darwis, pada Jumat (26/12) malam.

Sulaiman Darwis mengingatkan kepada seluruh keluarga besar Madura Nusantara agar tetap mengedepankan akal sehat dan tidak terpancing oleh narasi-narasi provokatif. Ia menekankan filosofi Madura Darahku, Surabaya Jiwaku sebagai landasan untuk menjaga kedamaian di tanah kelahiran tanpa harus mencederai supremasi hukum yang berlaku.

Menurutnya, menahan diri adalah bentuk kedewasaan dalam berorganisasi demi mencegah gesekan yang lebih luas antar kelompok masyarakat atau suku di Surabaya.

Mengingat urgensi kasus ini, Sulaiman Darwis meminta perhatian serius dari pucuk pimpinan kepolisian di Jawa Timur. Ia secara khusus melayangkan permohonan kepada Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, untuk segera menginstruksikan jajarannya agar meringkus saudara Samuel beserta rekan-rekannya yang diduga kuat sebagai aktor di balik perusakan rumah dan tindakan persekusi tersebut.

Pihaknya berpendapat bahwa kepastian hukum adalah kunci utama agar konflik ini tidak berlarut-larut atau berkembang menjadi isu primordial yang sensitif.

Sulaiman Darwis menyatakan bahwa penegakan hukum yang transparan dan cepat akan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus membuktikan bahwa Polri hadir sebagai pelindung bagi kaum yang lemah. Ia berharap kepolisian bertindak tanpa pandang bulu agar preseden buruk ini tidak terulang kembali di masa depan.

Dalam pernyataan penutupnya, Sekjen Madura Nusantara ini menggarisbawahi pentingnya menjaga integritas sosial di Kota Pahlawan. Ia memandang bahwa integritas sebuah kota diuji ketika hukum mampu ditegakkan dengan adil, terutama bagi mereka yang rentan secara sosial.

Kasus yang menimpa Nenek Elina di Dukuh Kuwukan diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk kembali merapatkan barisan dalam bingkai persaudaraan tanpa kekerasan.

Kejadian ini diharapkan menjadi titik balik bagi aparat penegak hukum untuk menunjukkan taringnya dalam memberantas praktik premanisme yang berkedok sengketa lahan atau kepentingan pribadi.

Dengan adanya tindakan tegas dari pihak kepolisian, potensi perpecahan antar warga dapat diminimalisir sehingga Surabaya tetap menjadi rumah yang hangat dan aman bagi setiap penduduknya, tanpa melihat latar belakang usia maupun asal-usul suku.

Berita Terbaru

56 Kapal Tersedia, Hanya 23 Beroperasi, Gapasdap Soroti Kapasitas Dermaga

56 Kapal Tersedia, Hanya 23 Beroperasi, Gapasdap Soroti Kapasitas Dermaga

Rabu, 09 Sep 2026 08:35 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 08:35 WIB

Kapasitas Dermaga Berkurang, 28 Kapal ASDP Menunggu Giliran Beroperasi…

Sabu Diselipkan dalam Masakan Bali, Telur hingga Ikan Tongkol, Upaya Penyelundupan ke Rutan Surabaya Digagalkan

Sabu Diselipkan dalam Masakan Bali, Telur hingga Ikan Tongkol, Upaya Penyelundupan ke Rutan Surabaya Digagalkan

Senin, 07 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 07 Sep 2026 17:33 WIB

Petugas Rutan Surabaya Gagalkan Sabu dalam Makanan, 5 Pocket dan 1 Gulungan Diamankan…

HUT ke-2 RS Kemenkes Surabaya, Perkuat Layanan Stroke untuk Tekan Risiko Kematian dan Kecacatan

HUT ke-2 RS Kemenkes Surabaya, Perkuat Layanan Stroke untuk Tekan Risiko Kematian dan Kecacatan

Senin, 07 Sep 2026 15:21 WIB

Senin, 07 Sep 2026 15:21 WIB

RS Kemenkes Surabaya: Ajak Masyarakat Deteksi Dini Stroke Lewat Program CKG…

Ratusan Creator dan Puluhan Brand “Banjiri” Surabaya, Superstar Affiliate Revolution Buka Jalan Raup Cuan dari Affiliate

Ratusan Creator dan Puluhan Brand “Banjiri” Surabaya, Superstar Affiliate Revolution Buka Jalan Raup Cuan dari Affiliate

Minggu, 06 Sep 2026 22:15 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 22:15 WIB

700+ Creator dan 50+ Brand Meriahkan Superstar Affiliate Revolution di Surabaya, Peluang Cuan Digital Makin Terbuka…

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Dari Catwalk ke Pembentukan Karakter, Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Sejak 2010…

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Logo Implora kini menempel megah di jersey Green Force, membawa pesan kuat bahwa perempuan punya ruang sejajar di arena bal-balan.…