Surabaya,Seputarindonesia.net - Konflik rumah tangga yang melibatkan dokter gigi ternama di Surabaya, drg. Cindy Callista Saconk, dengan suaminya, Hadrean Renanda, yang disebut-sebut sebagai kader PDIP Surabaya, kini telah memasuki babak baru di ranah hukum. Cindy secara resmi melaporkan suaminya ke Polda Jawa Timur setelah curahan hatinya di media sosial menjadi viral.Melalui akun Instagram pribadinya, @drg.cindysaconk, Cindy mengonfirmasi kepada publik bahwa ia telah menyerahkan laporan resmi kepada pihak kepolisian pada hari Senin, (13/10/2025).
“Terkait hal ini saya sudah memasukkan laporan kembali ke Polda,” ujar Cindy saat dihubungi.
Unggahan Cindy yang menjadi sorotan itu disertai dengan pesan terbuka yang ditujukan langsung kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan DPC PDIP Surabaya. Dalam pesannya, Cindy secara spesifik menuntut keadilan dan pengembalian sejumlah dokumen pribadinya yang ia klaim diambil secara paksa.
“Saya hanya memohonkan dikembalikannya sertifikat saya, beserta STR dokter, SIP, serta ijazah saya yang diambil secara paksa,” tulisnya, menegaskan bahwa langkah ini bukan untuk mencari sensasi, melainkan upaya memperjuangkan haknya sebagai perempuan dan ibu.Tuntutan Pengembalian Dokumen PentingDokumen-dokumen yang diminta Cindy, seperti Sertifikat Tanah, STR (Surat Tanda Registrasi) dokter, SIP (Surat Izin Praktik), dan ijazah, merupakan aset dan legalitas penting yang sangat dibutuhkan untuk profesinya.
“Saya rakyat kecil memohonkan kebijakan Bapak dan Ibu yang terhormat. Salam hormat saya,” tambahnya, berharap laporannya di Polda Jatim dapat menjadi titik terang dalam upaya memperoleh keadilan.
PDIP Surabaya Sudah Memeriksa Kedua PihakSebelum laporan resmi ini bergulir, DPC PDIP Surabaya telah menyatakan sikapnya untuk menindaklanjuti kasus yang melibatkan kadernya tersebut. Plt Ketua DPC PDIP Surabaya, Yordan M Batara-Goa, memastikan bahwa pihaknya telah bertindak cepat dengan memanggil dan memeriksa kedua belah pihak.
“Kami sangat peduli dan sudah berupaya bertindak cepat. Kami sudah mendengar penjelasan kedua belah pihak, termasuk data pendukung yang ada,” kata Yordan, Jumat (11/10/2025).
Meski demikian, Yordan mengakui bahwa hingga kini masih terdapat perbedaan versi cerita antara Cindy dan Hadrean. DPC PDIP Surabaya berencana menggelar pertemuan lanjutan untuk mencari titik temu penyelesaian masalah rumah tangga yang sudah menjadi konsumsi publik ini.Dugaan Perselingkuhan Sejak Awal PernikahanUnggahan Cindy telah menarik perhatian luas, dibuktikan dengan lebih dari 21 ribu suka di Instagram, serta banjirnya dukungan dari warganet. Dalam unggahannya, Cindy juga menyinggung bahwa konflik rumah tangga ini telah berlangsung sejak awal pernikahan mereka pada tahun 2012. Ia mengaku sempat kabur dari rumah akibat dugaan perselingkuhan, meski sempat rujuk sebelum akhirnya kembali berselisih.
“Sampai sudah lahir tiga anak, tabiat laki-laki jika sudah sekali nakal dan tahu enak, jangan harap insaf,” pungkasnya.
Kini, nasib rumah tangga keduanya serta pengembalian dokumen-dokumen penting milik Cindy akan diuji melalui proses hukum di Polda Jawa Timur.
Editor : Bcl