Peraih Piagam Adiwiyata dan Proklim Menjadi Mentor Sekolah dan Kampung di Surabaya

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peraih Piagam Adiwiyata
Peraih Piagam Adiwiyata

i

SURABAYA-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan piagam Penganugerahan Adiwiyata tahun 2023 dan Program Kampung Iklim (Proklim) tahun 2022, di Graha Sawunggaling, Jumat (21/7/223). Penganugerahan ini diberikan kepada 74 penerima kategori Sekolah Adiwiyata, 1 kelurahan kategori Proklim Lestari, 9 kelurahan kategori Proklim Utama, dan 2 kelurahan untuk kategori Proklim Madya, dan 1 pembina Proklim.

Penyerahan piagam penganugerahan ini, disaksikan dan diberikan secara langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Dalam kesempatan ini, Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, sekolah dan kampung yang berhasil meraih piagam penganugerahan ini diharapkan bisa menjadi contoh sekaligus mentor bagi sekolah dan kampung lainnya.

“Jadi satu orang memegang beberapa perkampungan. Bukan hanya menjadi mentor saja, kalau sudah menjadi mentor juga harus ada anggaran untuk menjadikan mereka sebagai dosennya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Menurut Wali Kota Eri Cahyadi membangun Kota Surabaya bukan hanya dilakukan oleh pemerintah, atau dari atas ke bawah (top down). Akan tetapi membangun kota ini juga bisa dari bawah ke atas melalui gotong royong warganya.

Oleh karena itu, ia menyampaikan pesan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya untuk mendukung program Adiwiyata dan Proklim. “Kalau sudah bicara Adiwiyata, saya minta seluruh sekolah, khususnya sekolah negeri, supportnya harus ikut, karena apa? Ini akan mengubah cara berpikirnya anak-anak kita. Maka akan timbul rasa cinta terhadap lingkungan dan gotong royong,” ujar Wali Kota Eri.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro menyampaikan, dari tahun 2009-2023 Pemkot Surabaya memiliki 367 sekolah Adiwiyata. Terdiri dari 271 Sekolah Adiwiyata tingkat kota, 44 Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi, 18 Sekolah Adiwiyata tingkat nasional, dan 34 Sekolah Adiwiyata tingkat mandiri.

Kepala DLH yang akrab dengan sapaan Hebi itu mengungkapkan, di Kota Surabaya masih ada sekolah yang belum masuk kriteria Adiwiyata. Totalnya, ada 845 sekolah yang terdiri dari 409 SD, 272 SMP, 158 Madrasah Ibtidaiyah (Mi), dan 56 Madrasah Tsanawiyah (MTs).

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita lakukan. Karena kita lambat dalam Adiwiyata ini, sehingga di tahun 2022 kami mengikuti instruksi Wali Kota No.3 tahun 2022 tentang pengembangan Sekolah Adiwiyata, alhamdulillah di tahun 2023 ada 74 sekolah yang lolos Adiwiyata,” ungkap Hebi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Yusuf Masruh berharap, semakin banyak sekolah yang ikut Adiwiyata tahun di mendatang. Menurutnya, Adiwiyata adalah bagian dari pembelajaran penting bagi siswa-siswi SD-SMP di Kota Surabaya.

Yusuf juga mendorong para guru untuk memberikan edukasi dan wawasan kepada para siswa siswi di Kota Surabaya, untuk peduli terhadap lingkungan di sekolahnya masing-masing. “Harapan kami terus memotivasi, SMP swasta pun juga bisa berpartisipasi. Untuk apa? Ya pembelajaran anak-anak juga, di kurikulum merdeka pun bisa dikondisikan juga sesuai dengan minat anak-anak, misal masalah lingkungan, penelitian, dan olahraga. Tentu akan kita tingkatkan terus,” pungkasnya. (irm)

Berita Terbaru

Ratusan Creator dan Puluhan Brand “Banjiri” Surabaya, Superstar Affiliate Revolution Buka Jalan Raup Cuan dari Affiliate

Ratusan Creator dan Puluhan Brand “Banjiri” Surabaya, Superstar Affiliate Revolution Buka Jalan Raup Cuan dari Affiliate

Minggu, 06 Sep 2026 22:15 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 22:15 WIB

700+ Creator dan 50+ Brand Meriahkan Superstar Affiliate Revolution di Surabaya, Peluang Cuan Digital Makin Terbuka…

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Bermula dari Mimpi, Jadi Rumah Para Talenta! Kisah Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Ponorogo

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:35 WIB

Dari Catwalk ke Pembentukan Karakter, Rhema Kartika Sari Bangun LS Model School Sejak 2010…

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

KULTUR BARU GBT: Saat Lipstik Implora Nampang di Jersey Persebaya dan Rayakan Suara Bonita

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 21:25 WIB

Logo Implora kini menempel megah di jersey Green Force, membawa pesan kuat bahwa perempuan punya ruang sejajar di arena bal-balan.…

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Bukan Sekadar Gaya, Ghataka Radysca Buktikan Talenta Muda Ponorogo Bisa Berprestasi

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 19:30 WIB

Masih 16 Tahun, Ghataka Radysca Sabet Dua Juara 1 di Dunia Modeling…

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Usia 13 Tahun, Titah Wening Sabet Sejumlah Prestasi Modeling dan Jadi Duta Hijab Cilik Indonesia

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 16:33 WIB

Memiliki nama lengkap Titah Wening dan akrab disapa Wening, siswi kelas 7 SMP tersebut mulai serius mengasah potensinya melalui dunia modeling.…

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Bukan Sekadar Cantik, Nasya Syakeela Sabet Segudang Prestasi dan Jadi Duta Anak Prestasi Jatim

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 14:56 WIB

Talenta muda asal Ponorogo tersebut berhasil mencuri perhatian melalui berbagai pencapaian di dunia modeling, beauty pageant hingga seni…