Dulu Dipenjara Kini Terbukti, Singky Soewadji Buka Suara Soal Penggeledahan Korps Adhyaksa di KBS

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Surabaya,Seputarindonesia.net - Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur resmi meningkatkan status penanganan perkara dugaan korupsi pengelolaan keuangan PD Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TSKBS) ke tahap penyidikan.​Sebagai langkah konkret, penyidik melakukan penggeledahan besar-besaran di lingkungan kantor PD TSKBS pada Kamis (5/2/2026). Aksi ini mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang meminta pihak kejaksaan mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.​​Penggeledahan menyasar sejumlah titik vital, mulai dari kantor administrasi, ruang direksi, bagian pengadaan, hingga ruang arsip. Dalam operasi tersebut, penyidik menyegel beberapa ruangan di bagian keuangan untuk menjaga integritas data.​Kepala Seksi Penyidikan Kejati Jatim, John Franky Yanafia Ariandi, mengonfirmasi bahwa timnya telah mengamankan aset penting sebagai barang bukti.

​"Kami mengamankan empat box kontainer berisi dokumen, telepon genggam milik direksi, laptop, serta barang bukti elektronik lainnya. Tindakan ini bertujuan mengumpulkan alat bukti terkait dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan periode tahun 2013 hingga 2024," ujar John Franky. ​

Berdasarkan temuan awal, terdapat indikasi kuat bahwa pengelolaan anggaran tidak sesuai regulasi dan diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, yang berpotensi merugikan keuangan negara.​​Langkah tegas Kejati Jatim ini disambut antusias oleh para aktivis lingkungan, termasuk Singky Soewadji, koordinator Aliansi Pecinta Satwa Liar Indonesia (APECSI). Bagi Singky, penggeledahan ini menjadi titik terang atas isu "penjarahan" 420 satwa KBS yang terjadi pada tahun 2014.

​Singky, yang pernah merasakan dinginnya sel tahanan pada 2018 sebelum akhirnya divonis bebas murni karena vokal menyuarakan kasus ini, menyebut adanya tabir gelap yang selama ini menutupi kasus KBS.

​"Ini membuktikan bahwa kasus penjarahan satwa tahun 2014 itu nyata. Selama ini sengaja ditutupi karena diduga melibatkan oknum pejabat tinggi dan pengusaha besar berkedok konservasi," tegas Singky.​​Selain masalah satwa, Singky juga mendesak Kejati Jatim untuk memperluas jangkauan penyidikan, khususnya terkait ​Aliran Dana Penyertaan Modal Audit mendalam terhadap dana yang dikucurkan Pemkot Surabaya ke PD TSKBS.

​Proyek Night Zoo: Operasional wisata malam hari yang akhirnya gagal meski telah menelan biaya dan mendapat penolakan keras dari berbagai pihak.

​Kejati Jatim menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan secara profesional, objektif, dan transparan. Pihak kejaksaan tidak menutup kemungkinan akan adanya penetapan tersangka dalam waktu dekat seiring dengan bertambahnya alat bukti yang ditemukan.

Berita Terbaru

Residivis Narkoba Asal Banyu Urip Kembali Diciduk, Polisi Sita Hampir 100 Gram Sabu dan 10 Butir Ekstasi

Residivis Narkoba Asal Banyu Urip Kembali Diciduk, Polisi Sita Hampir 100 Gram Sabu dan 10 Butir Ekstasi

Minggu, 19 Jul 2026 13:22 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:22 WIB

Residivis Narkoba Asal Banyu Urip Kembali Diciduk, Polisi Sita Hampir 100 Gram Sabu dan 10 Butir Ekstasi…

Empat Bulan Berlalu, Penanganan Kasus Kematian Nisarofatin di Lumajang Masih Tahap Penyelidikan

Empat Bulan Berlalu, Penanganan Kasus Kematian Nisarofatin di Lumajang Masih Tahap Penyelidikan

Minggu, 19 Jul 2026 13:18 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:18 WIB

Empat Bulan Berlalu, Penanganan Kasus Kematian Nisarofatin di Lumajang Masih Tahap Penyelidikan…

Midea Resmikan AC Pro Shop Kelima di Surabaya, Perkuat Layanan dan Penjualan Bersama UFO Elektronika

Midea Resmikan AC Pro Shop Kelima di Surabaya, Perkuat Layanan dan Penjualan Bersama UFO Elektronika

Jumat, 17 Jul 2026 16:26 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:26 WIB

Midea Resmikan AC Pro Shop Kelima di Surabaya, Perkuat Layanan dan Penjualan Bersama UFO Elektronika…

Residivis Kembali Edarkan Sabu, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Modus Ranjau di Surabaya

Residivis Kembali Edarkan Sabu, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Modus Ranjau di Surabaya

Selasa, 14 Jul 2026 18:08 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 18:08 WIB

Residivis Kembali Edarkan Sabu, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Modus Ranjau di Surabaya…

Kasus Arisan Bodong Rp8 Miliar Mandek, Korban Desak Polrestabes Surabaya Segera Tahan Terlapor

Kasus Arisan Bodong Rp8 Miliar Mandek, Korban Desak Polrestabes Surabaya Segera Tahan Terlapor

Selasa, 14 Jul 2026 15:46 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:46 WIB

Kasus Arisan Bodong Rp8 Miliar Mandek, Korban Desak Polrestabes Surabaya Segera Tahan Terlapor…

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bantah Isu Dua Tersangka Narkoba Dibebaskan dan Tuduhan Uang Rp70 Juta

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bantah Isu Dua Tersangka Narkoba Dibebaskan dan Tuduhan Uang Rp70 Juta

Minggu, 12 Jul 2026 13:43 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 13:43 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bantah Isu Dua Tersangka Narkoba Dibebaskan dan Tuduhan Uang Rp70 Juta…