SURABAYA, Seputarindonesia.net – Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Rumah Rehabilitasi LRPPN-BI Surabaya berlangsung penuh makna. Momentum keagamaan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian bagi para residen yang tengah menjalani pemulihan dari ketergantungan narkotika.
Kegiatan penyembelihan hewan kurban digelar pada Rabu (27/5/2026) di Rumah Rehabilitasi LRPPN-BI Surabaya, Jalan Khairil Anwar Nomor 23 Surabaya. Pada Idul Adha tahun ini, pihak rehabilitasi menyembelih dua ekor kambing yang dikerjakan bersama oleh petugas dan para residen secara gotong royong.
Ketua LRPPN-BI Surabaya, Prof. Siswanto, mengaku bersyukur masih dapat merayakan Hari Raya Kurban bersama seluruh penghuni rumah rehabilitasi. Menurutnya, momen tersebut menjadi bagian penting dalam membangun rasa kekeluargaan selama proses pemulihan berlangsung.
“Alhamdulillah kami masih diberikan kesempatan merayakan Idul Adha bersama anak-anak residen dan seluruh petugas rehabilitasi. Ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” ujarnya.
Suasana hangat terlihat sejak proses penyembelihan hingga pengolahan daging kurban. Para residen tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan tanpa sekat maupun perbedaan.

Sebagian residen terlihat menyiapkan sate, sementara lainnya memasak gulai yang kemudian dinikmati bersama dalam nuansa kekeluargaan.
Prof. Siswanto berharap pada perayaan Idul Adha tahun mendatang, LRPPN-BI Surabaya dapat meningkatkan jumlah hewan kurban dengan menyembelih sapi agar manfaatnya semakin luas bagi para penghuni rehabilitasi.
“Semoga tahun depan bisa berkurban sapi. Yang terpenting, tahun ini kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat bagi anak-anak yang sedang menjalani proses pemulihan dari ketergantungan narkotika,” katanya.
Ia juga berharap seluruh residen yang telah menyelesaikan rehabilitasi nantinya mampu kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat dalam kondisi sehat serta terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Harapan kami setelah selesai menjalani rehabilitasi, mereka bisa kembali menjadi pribadi yang berguna bagi keluarga dan tidak lagi terjerumus narkotika,” pungkasnya.
Editor : Bcl