Dugaan Mafia Tanah, Polrestabes Surabaya Segel Kantor Ormas Madas di Jalan Raya Darmo

author seputarindonesia.net

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

​Surabaya,Seputarindonesia.net – Aparat Polrestabes Surabaya resmi menyegel kantor organisasi masyarakat Madura Asli (Ormas Madas) yang berlokasi di Jalan Raya Darmo Nomor 153, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, pada Kamis (15/1/2026) sore. Penyegelan ini terkait dengan pengusutan kasus dugaan mafia tanah. ​Pantauan di lokasi menunjukkan area kantor tersebut dijaga ketat oleh personel kepolisian. Gerbang masuk bangunan telah dipasangi garis polisi (police line), sementara sejumlah petugas tampak bersiaga di dalam area bangunan untuk memastikan keamanan objek sitaan.​​Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, mengonfirmasi bahwa tindakan tegas ini diambil sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat. Ia menyebut adanya indikasi praktik mafia tanah yang melibatkan objek lahan dan bangunan tersebut.

​"Ya, itu karena ada laporan polisi. Berkaitan dengan dugaan mafia tanah, ada dugaan dokumen palsu dan penyerobotan," ujar AKBP Edy saat dikonfirmasi, Kamis (15/1).

​Edy mengungkapkan bahwa sejauh ini pihaknya telah menerima tiga laporan polisi (LP) yang berbeda terkait objek tanah dan bangunan yang sama. Hal ini memperkuat dasar kepolisian untuk melakukan pendalaman lebih lanjut.​​Di depan bangunan, kini terpasang papan informasi penyitaan berdasarkan Surat Penetapan Izin Sita Khusus Nomor: 190/PENPID.B-SITA/2026/PN SBY. Papan tersebut menandakan bahwa aset tersebut kini secara sah berada di bawah pengawasan hukum per tanggal 15 Januari 2026.

​Pihak kepolisian menegaskan bahwa saat ini lokasi tersebut ditetapkan dalam status status quo. Artinya, tidak boleh ada aktivitas atau pihak mana pun yang menguasai lahan tersebut selama proses hukum berlangsung.

​"Saat ini status quo dikuasai kepolisian untuk memperlancar proses penyidikan sampai ada kepastian hukum dan penetapan tersangka," tegas Edy.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Sat Reskrim Polrestabes Surabaya masih terus mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa saksi-saksi terkait guna mengungkap aktor di balik dugaan mafia tanah tersebut.

Berita Terbaru

Modus Pinjam Motor untuk Beli Rokok, Residivis Penipuan Kendaraan Dibekuk Polsek Wonocolo

Modus Pinjam Motor untuk Beli Rokok, Residivis Penipuan Kendaraan Dibekuk Polsek Wonocolo

Rabu, 03 Jun 2026 11:36 WIB

Rabu, 03 Jun 2026 11:36 WIB

warga Jalan Kembang Kuning, Surabaya, yang diduga terlibat dalam serangkaian kasus penggelapan dan penipuan kendaraan bermotor.…

Ayah di Pamekasan Lapor Polisi, Anak Dibawa Kabur Seminggu

Ayah di Pamekasan Lapor Polisi, Anak Dibawa Kabur Seminggu

Selasa, 02 Jun 2026 09:14 WIB

Selasa, 02 Jun 2026 09:14 WIB

"Kami akan mengawal kasus ini hingga tuntas, diproses sesuai hukum yang berlaku,"tegas Taufik…

Residivis Curanmor Asal Bangkalan Kembali Ditangkap, Sempat Kabur Masuk Gorong-Gorong

Residivis Curanmor Asal Bangkalan Kembali Ditangkap, Sempat Kabur Masuk Gorong-Gorong

Minggu, 31 Mei 2026 15:48 WIB

Minggu, 31 Mei 2026 15:48 WIB

Seorang residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah ditangkap anggota Polsek Tandes…

Pelaku Penganiayaan di Warung Seafood Singosari, Ditangkap Polres Malang

Pelaku Penganiayaan di Warung Seafood Singosari, Ditangkap Polres Malang

Minggu, 31 Mei 2026 10:15 WIB

Minggu, 31 Mei 2026 10:15 WIB

Pelaku berhasil diamankan petugas gabungan dari Polsek Singosari dan Resmob Polres Malang…

Polres Mojokerto Bekuk Residivis  Bobol Minimarket

Polres Mojokerto Bekuk Residivis  Bobol Minimarket

Minggu, 31 Mei 2026 10:10 WIB

Minggu, 31 Mei 2026 10:10 WIB

Pelaku membobol minimarket di wilayah Trowulan Kabupaten Mojokerto.…

Tiga Tersangka Pencuri Rel Kereta Api Dibekuk Polres Lumajang

Tiga Tersangka Pencuri Rel Kereta Api Dibekuk Polres Lumajang

Minggu, 31 Mei 2026 09:59 WIB

Minggu, 31 Mei 2026 09:59 WIB

Dua orang pelaku datang menggunakan mobil pikap untuk mengambil potongan rel yang sebelumnya disembunyikan…