ART Baru Sehari Kerja di Surabaya Diduga Gasak Emas dan Dolar Milik Majikan

author Bcl

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
foto pelaku pencurian emas milik majikan
foto pelaku pencurian emas milik majikan

i

SURABAYA, Seputarindonesia.net – Seorang wanita yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Surabaya diduga nekat mencuri emas batangan seberat 10 gram dan uang dolar milik majikannya di sebuah rumah kawasan Jalan Legundi, Kecamatan Genteng, Surabaya.

Akibat kejadian tersebut, korban bernama Diah Lesti (32) mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp30 juta.

Korban menuturkan, pelaku baru bekerja kurang dari satu hari setelah direkrut melalui grup lowongan kerja ART di Facebook. Pelaku kemudian menghubungi korban dan menyatakan bersedia bekerja.

“Dia mulai kerja Senin, 20 April 2026. Datang sekitar pukul 07.00 WIB naik Honda Scoopy,” ujar Diah kepada wartawan, Rabu (20/5/2026).

Saat datang ke rumah, pelaku mengaku bernama Nur dan mengaku berasal dari kawasan Pasar Kembang, Surabaya. Namun, korban menduga identitas tersebut palsu karena pelaku tidak menunjukkan kartu identitas saat diterima bekerja.

Selama berada di rumah, pelaku sempat membersihkan sejumlah ruangan termasuk kamar korban. Sementara itu, korban berada di ruang tengah menjaga dan menyuapi anaknya.

Sekitar pukul 10.00 WIB, pelaku berpamitan dengan alasan hendak menjemput anaknya. Namun setelah pergi, pelaku tak pernah kembali ke rumah korban.

Merasa curiga, korban kemudian memeriksa kamar dan mendapati emas batangan 10 gram serta sejumlah uang dolar miliknya telah hilang.

“Orang tersebut baru kerja sudah mencuri emas batangan 10 gram dan uang dolar di kamar,” kata Diah.

Korban juga sempat menelusuri nomor telepon pelaku melalui aplikasi GetContact. Hasilnya, nomor tersebut diketahui memiliki banyak tag bertuliskan penipu.

“Kemudian saya cek di GetContact ternyata banyak yang kasih tag penipu,” ungkapnya.

Tak hanya itu, seminggu setelah kejadian, korban mengaku mendapat informasi dari media sosial bahwa ada korban lain yang diduga menjadi sasaran pelaku yang sama.

Kasus pencurian tersebut kini telah dilaporkan ke Polsek Genteng Surabaya. Polisi disebut telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta melacak kendaraan pelaku yang sempat terekam kamera CCTV rumah korban.

“Motor yang dipakai ternyata pelat nomornya palsu, nomor HP-nya juga sudah tidak aktif,” imbuh korban.

Korban berharap aparat kepolisian segera mengungkap kasus tersebut agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban dengan modus serupa.

Berita Terbaru

Satlantas Polrestabes Surabaya Pastikan Pengemudi Outlander Maut Ditahan

Satlantas Polrestabes Surabaya Pastikan Pengemudi Outlander Maut Ditahan

Senin, 24 Agu 2026 19:56 WIB

Senin, 24 Agu 2026 19:56 WIB

Satlantas Polrestabes Surabaya Pastikan Pengemudi Outlander Maut Ditahan…

Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan 1 Kilogram Sabu dan 27 Pelaku

Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan 1 Kilogram Sabu dan 27 Pelaku

Senin, 24 Agu 2026 13:09 WIB

Senin, 24 Agu 2026 13:09 WIB

Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan 1 Kilogram Sabu dan 27 Pelaku…

Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 Dorong Domino Naik Kelas Jadi Cabang Olahraga Berprestasi

Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 Dorong Domino Naik Kelas Jadi Cabang Olahraga Berprestasi

Sabtu, 22 Agu 2026 14:06 WIB

Sabtu, 22 Agu 2026 14:06 WIB

Domino Jurnalis Kemerdekaan 2026 Dorong Domino Naik Kelas Jadi Cabang Olahraga Berprestasi…

Terbuai Upah dan Sabu Gratis, Pemuda Semampir Edarkan 399 Gram Barang Haram

Terbuai Upah dan Sabu Gratis, Pemuda Semampir Edarkan 399 Gram Barang Haram

Jumat, 21 Agu 2026 21:41 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 21:41 WIB

Polisi Tanjung Perak Bongkar Peredaran 399 Gram Sabu, 672 Poket Diamankan…

BHS Lepas 12 Truk Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Nagekeo Jadi Prioritas

BHS Lepas 12 Truk Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Nagekeo Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agu 2026 21:22 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 21:22 WIB

BHS Lepas 12 Truk Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Nagekeo Jadi Prioritas.…

Rutan Kelas I Surabaya Gelar Razia Insidentil, Perketat Pengawasan Narkoba dan Handphone Ilegal

Rutan Kelas I Surabaya Gelar Razia Insidentil, Perketat Pengawasan Narkoba dan Handphone Ilegal

Jumat, 21 Agu 2026 18:46 WIB

Jumat, 21 Agu 2026 18:46 WIB

Rutan Kelas I Surabaya Gelar Razia Insidentil, Perketat Pengawasan Narkoba dan Handphone Ilegal…